Studentsite

http://studentsite.gunadarma.ac.id/

Sabtu, 03 Januari 2015

Tentang Teller Bank



SYARAT DAN JOB TELLER BANK

Dalam sebuah Bank mungkin ada yang mengistilahkan Teller dengan sebutan Customer Care atau mungkin Customer Service aka CS, boleh saja di samakan karena pada dasarnya seorang Teller juga sebenarnya customer based dengan tugas umum yaitu melayani customer(nasabah). Untuk istilah lain mungkin hanya berbeda nama saja karena biasanya di sesuaikan dengan perusahaan bidang apa, untuk kasus penamaan posisi selain Teller cenderung menggunakan alternatif Customer Care, Customer Service, Staff Officer, Receptionist dan atau Front Office (tergantung jenis perusahaan jasa itu sendiri).
Teller Bank
Suka duka seorang Teller tentunya juga beragam namun hal ini juga di pengaruhi oleh banyak hal karena seorang pegawai mempunyai watak dan sifat yang berbeda pula, seorang Teller yang baik disarankan memiliki syarat utama versi jobdesc berikut :

Syarat Menjadi Teller Bank

1. Ramah dan Sopan

Ini paketan yak, soalnya merupakan hal dasar yang harus di terapkan kepada semua teller bank, tapi alangkah baik jika semua pegawai itu ramah kepada semuanya karena dengan ramah pembawaan orang yang berinteraksi dengan kita akan merasa di hargai dan ini akan memicu orang tersebut untuk ramah juga kepada kita.

2. Sabar dan Teliti

Sabar, adalah sabar ketika dalam tekanan pekerjaan yang diluar emosinya karena harus kita ketahui mood dalam bekerja bisa berubah drastis jika ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman.
Teliti, nah yang ini tidak perlu kita bahas detil karena teliti sangatlah point penting bagi seorang officer terlebih seorang teller yang setiap harinya bekerja berkutat dengan angka dan uang, jika anda melakukan kesalahan sedikit saja berarti anda akan menggantinya :D

3. Good Looking

Susah di jelaskan karena good looking itu relatif, yang jelas anda harus terlihat menarik di mata orang lain dan anda akan di tuntun tampil sempurna baik dari sisi fisik, pakaian, dan kelakuan anda. Berpenampilan menarik tak harus cantik atau ganteng tapi sesuaikan penampilan anda dengan apa yang ada di sekitar anda, utamakan berdandan rapi.
Ingat, jangan terlalu memaksakan diri tampil sempurna tapi cobalah berdandan semaksimal mungkin dan jika fisik anda kurang mendukung harus di akali dengan soft skill yang anda punya.

4. Komunikasi

Sebagai orang yang nantinya akan bertemu dengan banyak nasabah anda di wajibkan menyapa dan tersenyum dalam kondisi apapun agar nasabah anda tidak kabur dan tentunya merasa nyaman :D
Bagi anda yang merasa masih kesulitan berbicara dengan orang lain belajarlah public speaking sendiri dengan cara melatih berbicara dengan cermin setiap pagi setelah bangun tidur, pagi hari sangat tepat untuk melatih speaking anda.
Nah diatas adalah syarat utama menjadi Teller Bank, sedangkan untuk job desk seorang teller atau tugas Teller bank silakan simak informasi di bawah ini :

Job Desk Seorang Teller

  1. Menyelesaikan transaksi penerimaan dan pembayaran uang tunai untuk dan dari rekening nasabah, meliputi :tabungan, pengiriman/transfer, pencairan dana/giro/cek
  2. Melakukan rekap termasuk di antaranya setoran kliring, inkaso, pemindahbukuan
  3. Melayani penjualan dan pembelian valuta asing dari dan oleh nasabah.
  4. Memastikan pencapaian target bulanan Teller(pendapatan uang masuk, tiap bank berbeda2)
  5. Menjaga hubungan baik dengan nasabah termasuk perilaku baik terhadap semua nasabah
  6. Mendapatkan/mengakuisisi nasabah baru
  7. Memberikan saran produk yang tepat kepada nasabah
  8. Setelah rekap harian beres pastikan semua perlatan meja kerja anda bersih dan lengkap,biasakan melakukan pengecekan ini sebelum dan sesudah bekerja
Diatas merupakan syarat dan job deskripsi seorang Teller Bank yang kami sajikan untuk pembaca sekalian sebagai referensi jika suatu saat nanti ingin bekerja sebagai Teller di Bank.

Tears In Heaven



Resensi Novel Tears in Heaven (Sampai Kita Bertemu Lagi) Karya Angelia Caroline 



Judul : Tears in Heaven
Penulis : Angelia Caroline
Penerbit : GagasMedia
Tebal : 344 halaman
Tahun Terbit : 2013




Novel ini ternyata debut dari penulisnya, Angelia Caroline. Tapi aku salut sama penulis yang bikin alur (plot) yang penuh dengan twist (kejutan). Kisah bermula dari seorang pemuda bernama Nathan, ia harus hidup diantara masa lalu yang kurang menyenangkan. Ayahnya, Anthony, memilih hidup bersama Lidya, Dokter perempuan yang menjadi partner kerjanya akhir - akhir ini. Masih ingat betul saat ibunya, Julia, mempertanyakan status Lidya. Saat itu juga deru mobil terdengar meninggalkan garasi rumah beserta penghuni didalamnya. Nathan memendam benci akan tetapi rindu juuga pada sosok Anthony. Ia benci ketika melihat teman - temannya berpeluk orang tua mereka diakhir kejuaraan tim. Nathan sebagai kapten tim basket terpaksa menutupi apa yang terjadi pada Anthony dan Julia, kedua orang tuanya telah  berpisah. Hingga suatu ketika Nathan diagnosa dokter mengidap leukimia. Anthony adalah seorang onkologis jadi akan sangat tepat jika ia yang menangani Nathan. Berangkatlah ia ke Jakarta, tempat dimana Anthony dan Lidya membangun keluarga baru mereka. Di Jakarta itulah Nathan mengenal sosok Kayla, gadis keturunan Jepang yang amat menyukai manga serta anime. Disaat yang sama, sosok Tania juga dekat dengan Nathan. Gadis yang amat mencintai dance, ia juga berpacaran dengan Raymond, ketua OSIS disekolah tersebut. Nathan melewati hari - harinya berjuang untuk hidup, tepatnya menjalani kemoterapi. saat itulah Kaylal datang sebagai malaikat penolong baginya, ia membuat Nathan luluh pada sosok Lidya serta bocah kecil bernama Tara (anak dari Anthony dengan Lidya).  Rasa benci itu luluh perlahan semenjak Nathan dekat dengan Kayla. Perlahan tapi pasti Nathan mulai jatuh hati pada Kayla. Namun secara tiba - tiba Kayla menghilang dari kehidupan Nathan, disinilah rahasia Kayla terbongkar. Ia ternyata sudah meninggal 2 tahun yang lalu, entah kenapa ia bisa memperlihatkan wujudnya hanya pada Nathan, Tania, Tara. Kayla seolah dikirim kebumi untuk membantu Nathan dalam perjuangannya melawan leukimia serta perasaannya pada ayahnya. Dan setelah hubungan ayah dan anak  itu membaik, Kayla memudar kembali. Dan sosok Kezia, yang Nathan temui di perpustakaan ternyata kembaran Kayla. Nathan mengetahui ketika Kayla menceritakan rahasia serta meminta Nathan menyampaikan pesannya pada ibunya. Disinilah Nathan mengetahui alasan dibalik kecintaan Kayla pada budaya Jepang, karena ayahnya memang warga Osaka, Jepang. Jadi ia ingin mengetahui semua hal yang bisa mendekatkannya pada sosok ayahnya yang sudah meninggal.
Setelah kejadian tersebut, Anthony menemukan Nathan tergeletak dilantai kamarnya. Bak orang kesetanan Anthony membawa Nathan kerumah sakit. Disinilah Julia, ibunya datang menjenguk dari Bali. Pertama kalinya Anthony bertemu Julia setelah perpisahannya dulu. Dibalik itu semua, Nathan merasakan dirinya melayang, Ia melihat Kayla tersenyum di depannya kini. Rupanya Kayla menjemput Nathan kealam yang indah. Nathan melihat Anthony, Julia, Tania , Tara, semua  orang itu menguap keawan membentuk warna pelangi. Nathan bersama Kayla melangkah menuju kehangatan sinar matahari yang abadi.


Puisi Kesedihan



PUISI

Puisi Penyesalan Hari

Hari Kemarin
Kita tidak bisa mengubah apapun yang telah terjadi.
Kita tidak bisa menarik perkataan yang pernah terucap.
Kita tidak mungkin lagi menghapus kesalah dan mengulangi kegembiraan yang kita rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat, LEPASKAN saja.

Hari Esok
Hingga mentari terbit esok hari, kita tak tahu apa yang akan terjadi.
Kita belum bisa melakukan apa-apa untuk esok hari.
Kita tak mungkin tahu , sedih atau ceria di esok hari.
Karena esok hari belum tiba BIARKAN saja.
Yang tersisa kini hanyalah

Hari Ini
Pintu masa lalu telah tertutup.
Pintu masa depanpun belum tiba.
Pusatkan saja diri kamu untuk hari ini.
Kamu dapat mengerjakan lebih banyak hal untuk hari ini.
Bila kamu mampu melupakan hari kemarin, dan melepaskan ketakutan akan esok hari.

Hiduplah Hari Ini
Karena masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini.
Jangan pernah sia-siakan hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.